KALTENGTALKS.COM, BARITO UTARA – Pemerintah Kabupaten Barito Utara resmi menghadirkan kembali Pasar Wadai Ramadan sebagai pusat kuliner khas bulan suci bagi masyarakat.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Agenda tahunan yang dinanti-nantikan ini secara resmi dibuka oleh Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, pada Kamis, 19 Februari 2026. Berlokasi di kawasan Masjid Raya Shiratal Mustaqim, kegiatan ini menjadi pusat perhatian warga yang ingin berburu takjil maupun hidangan berbuka puasa.

Bupati Shalahuddin, didampingi Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan dan Sekretaris Daerah Muhlis, menyempatkan diri berkeliling meninjau lapak-lapak pedagang. Dalam interaksi tersebut, ia berdialog langsung dengan para pelaku UMKM untuk memastikan kualitas dan kesiapan sajian yang ditawarkan kepada konsumen.

Menurut Shalahuddin, keberadaan Pasar Wadai Ramadan memiliki nilai strategis yang melampaui sekadar tempat jual beli. Ia menegaskan bahwa pemerintah kabupaten melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian telah memfasilitasi sebanyak 85 lapak guna memberikan ruang bagi pelaku usaha lokal meningkatkan pendapatan mereka selama Ramadan.

“Ini bukan sekadar tempat berburu takjil, tetapi wadah untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga serta ruang interaksi sosial bagi seluruh masyarakat,” ujar Shalahuddin.

Selain menggerakkan roda ekonomi kerakyatan, pasar ini juga menjadi instrumen penting dalam pelestarian kuliner tradisional Barito Utara. Bupati mengingatkan kepada seluruh pedagang untuk senantiasa menjaga kebersihan lingkungan, keamanan pangan, serta memegang teguh nilai kejujuran agar setiap transaksi membawa keberkahan.

Acara pembukaan ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, tokoh agama, dan tokoh masyarakat. Dengan antusiasme pengunjung yang sangat tinggi, Pasar Wadai Ramadan 2026 diharapkan dapat menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus mempererat jalinan silaturahmi antarwarga.