KALTENGTALKS.COM, BARITO UTARA – Pelaksanaan pelantikan ratusan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Utara mendapat perhatian dari sejumlah wartawan terkait pembatasan akses peliputan di lokasi kegiatan.
Acara yang berlangsung di Gedung Balai Antang tersebut sebelumnya merupakan agenda resmi pemerintahan. Namun, sejumlah awak media yang hadir mengaku mengalami kendala saat melakukan peliputan kegiatan pada Sabtu, 2 Mei 2026.
Berdasarkan informasi dari pihak protokol, seluruh dokumentasi kegiatan, termasuk pengambilan foto dan bahan pemberitaan, ditangani oleh Humas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Barito Utara.
Pihak Dinas Protokol Sekretariat Daerah Barito Utara menyampaikan bahwa hasil dokumentasi tersebut akan dibagikan kepada wartawan setelah seluruh rangkaian acara pelantikan selesai dilaksanakan.
Meski demikian, situasi di lapangan sempat menjadi perhatian setelah sejumlah wartawan mengaku diminta meninggalkan area kegiatan oleh petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang melakukan pengamanan.
Salah satu wartawan, M. Gazali Noor, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut dirinya sempat berada di dalam gedung sebelum akhirnya diminta keluar oleh petugas yang berjaga.
Kondisi tersebut kemudian menimbulkan pertanyaan dari kalangan media mengenai keterbukaan akses informasi dalam kegiatan pemerintahan, mengingat pelantikan pejabat daerah pada umumnya menjadi agenda yang berkaitan dengan kepentingan publik.




