KALTENGTALKS.COM, BARITO UTARA – Lembaga Pengembangan Tandak Intan Kaharingan (LPT-IK) Kabupaten Barito Utara menggelar Rapat Kerja Tahun 2026 untuk mengevaluasi program sekaligus memperkuat koordinasi pengurus.
Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari, pada 9–11 Agustus 2026. Pembukaan dilaksanakan di Gedung Balai Antang Muara Teweh, kemudian dilanjutkan di Gedung Tandak Banama Tingang Muara Teweh, Kompleks Hindu Kaharingan Center.
Ketua Panitia Rapat Kerja LPT-IK Barito Utara, Aryosi Jiono, S.Pd, mengatakan kegiatan diikuti 50 peserta yang terdiri dari perwakilan lima orang dari setiap kecamatan serta jajaran pengurus LPT-IK Kabupaten Barito Utara.
“Rapat kerja ini menjadi forum untuk melakukan evaluasi terhadap program yang telah dilaksanakan, sekaligus menyusun dan menetapkan program kerja LPT-IK untuk 2026–2027,” kata Aryosi Jiono, S.Pd, di Gedung Balai Antang Muara Teweh, pada Senin, 10 Agustus 2026.
Menurut Aryosi, evaluasi diperlukan agar program yang akan dijalankan dapat lebih terarah dan menyesuaikan kebutuhan umat Hindu Kaharingan di Kabupaten Barito Utara.
Sementara itu, Ketua LPT-IK Kabupaten Barito Utara, Ardiano S, Ag, M.Pd.H, menyebut rapat kerja menjadi kesempatan untuk mengevaluasi pelaksanaan Festival Tandak Intan Kaharingan tingkat Provinsi Kalimantan Tengah yang sebelumnya digelar di Kabupaten Barito Utara.
Barito Utara memang belum berhasil meraih juara umum, namun daerah tersebut memperoleh predikat juara favorit. Hasil itu menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan pembinaan dan persiapan menghadapi festival tingkat provinsi pada 2027 di Kota Palangka Raya.
“Kita bersyukur atas capaian yang diperoleh. Namun, tentunya masih ada kekurangan yang harus kita evaluasi bersama agar ke depan pembinaan dan persiapan peserta bisa lebih maksimal,” ujar Ardiano.
Evaluasi juga mencakup kepengurusan LPT-IK dari tingkat kabupaten hingga kecamatan. Langkah tersebut dinilai penting agar koordinasi dan pembinaan dapat berjalan secara berkelanjutan.
Rapat kerja diharapkan semakin memperkuat peran LPT-IK dalam pembinaan, pengembangan, dan pelestarian Tandak Intan Kaharingan sebagai bagian dari kehidupan keagamaan umat Hindu Kaharingan di Barito Utara.
Ardiano berharap hasil rapat kerja dapat melahirkan program konkret yang berdampak terhadap peningkatan kualitas pembinaan umat.
“Kita ingin program yang disusun bukan hanya menjadi agenda organisasi, tetapi benar-benar dapat dilaksanakan dan memberikan manfaat bagi umat Hindu Kaharingan di Barito Utara,” katanya.
Dengan penguatan koordinasi dan konsolidasi, LPT-IK Barito Utara optimistis kualitas pembinaan umat serta organisasi semakin baik dan mampu menghadapi berbagai agenda keagamaan dan kebudayaan pada masa mendatang.




