KALTENGTALKS.COM, BARITO UTARA – Pemerintah Kabupaten Barito Utara menyiapkan anggaran sekitar Rp48 miliar untuk meningkatkan pelayanan dan memperluas akses air bersih bagi masyarakat.
Hal tersebut menjadi perhatian Bupati Barito Utara H. Shalahuddin saat meninjau Perumda Air Minum (PDAM), pada Rabu, 2 September 2026. Dalam kunjungan itu, Shalahuddin didampingi Wakil Bupati Felix Sinadie Y. Tingan dan Sekretaris Daerah Drs. Muhlis.
Shalahuddin menilai persoalan air bersih tidak cukup diselesaikan melalui penanganan jangka pendek. Menurutnya, pembangunan infrastruktur perlu diperkuat agar ketersediaan air dapat terjamin dalam jangka panjang.
Sejumlah wilayah yang sebelumnya mengalami kesulitan air telah mendapatkan intervensi. Penanganan jangka pendek tersebut disebut telah membuat distribusi air di beberapa titik kembali berjalan lancar.
“Jangka pendeknya kemarin sudah kita lakukan. Yang memang kesusahan air, kita lakukan intervensi. Sekarang sudah lancar,” ujar Shalahuddin.
Bupati menegaskan air bersih merupakan kebutuhan dasar yang harus dipenuhi pemerintah. Karena itu, pelayanan air bersih ditargetkan dapat dirasakan masyarakat secara merata di seluruh kecamatan.
“Harapan kita nanti tidak ada kesusahan air. Air itu semua kecamatan betul-betul diterima oleh masyarakat semua,” katanya.
Dengan dukungan anggaran sekitar Rp48 miliar, Pemkab Barito Utara akan mendorong penguatan infrastruktur air bersih. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan Perumda Air Minum sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat.
Shalahuddin berharap hasil pembangunan dapat mulai terlihat dalam waktu yang terukur. Pemerintah menargetkan dalam satu tahun sudah terdapat hasil pembangunan, sementara dalam dua tahun berbagai persoalan utama terkait kebutuhan dasar masyarakat diharapkan dapat diselesaikan.
“Kita harapkan satu tahun kita bekerja sudah ada hasilnya, dua tahun sudah clear semua,” pungkasnya.




