KALTENGTALKS.COM, BARITO UTARA – SMP Negeri 1 Muara Teweh memperkuat komunikasi dengan orang tua dan wali murid melalui kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kegiatan tersebut digelar untuk menyambut Tahun Ajaran 2026/2027 sekaligus membangun kemitraan antara sekolah dan keluarga dalam mendukung pendidikan peserta didik.

Pertemuan berlangsung di aula SMP Negeri 1 Muara Teweh, pada Selasa, 7 Juli 2026. Kegiatan menjadi kesempatan bagi pihak sekolah untuk memperkenalkan visi, misi, serta berbagai program kepada orang tua dan peserta didik baru.

Kepala SMP Negeri 1 Muara Teweh, Maslan, S.Pd.I, menyampaikan selamat datang kepada seluruh peserta didik baru beserta orang tua yang kini menjadi bagian dari keluarga besar sekolah.

Ia menekankan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya bergantung pada sekolah. Peran keluarga melalui komunikasi dan kerja sama yang baik juga menjadi bagian penting dalam mendukung perkembangan anak.

“Kami berharap anak-anak yang menempuh pendidikan di SMP Negeri 1 Muara Teweh mampu menjadi kebanggaan orang tua, sekolah, dan daerah. Karena itu, sinergi antara sekolah dan orang tua sangat diperlukan agar proses pendidikan berjalan optimal,” ujar Maslan.

Maslan juga mengajak para ayah untuk lebih aktif terlibat dalam mendampingi pendidikan anak. Hal tersebut disampaikannya karena selama ini kegiatan pertemuan sekolah lebih banyak dihadiri oleh para ibu.

Dalam pertemuan tersebut, sekolah memperkenalkan jajaran manajemen, mulai dari wakil kepala sekolah bidang kurikulum, kesiswaan, humas, hingga pengurus komite sekolah.

Pengenalan tersebut diharapkan memudahkan orang tua dalam membangun komunikasi dengan pihak sekolah, khususnya terkait perkembangan dan kebutuhan peserta didik.

Maslan turut memaparkan sejumlah capaian sekolah, termasuk prestasi siswa dan alumni yang berhasil mendapatkan beasiswa pendidikan.

Ia juga menyampaikan bahwa pada tahun ajaran 2026/2027, SMP Negeri 1 Muara Teweh memperoleh tambahan 10 ruang kelas dari Dinas Pendidikan. Jumlah peserta didik baru yang diterima sekitar 317 orang.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Barito Utara M. Iman Topik mengapresiasi langkah SMP Negeri 1 Muara Teweh yang sejak awal melibatkan orang tua dalam komunikasi pendidikan.

Menurutnya, penerapan konsep MPLS Ramah harus menjadi momentum untuk membangun lingkungan sekolah yang aman dan nyaman, bebas dari perundungan, sekaligus mendukung pembentukan karakter peserta didik.

Iman Topik berharap kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan pemerintah semakin kuat sehingga dapat melahirkan generasi Barito Utara yang berprestasi, berkarakter, dan mampu menghadapi tantangan masa depan.