KALTENGTALKS.COM, BARITO UTARA – Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) ke-XXXIII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2025 yang digelar di Kabupaten Barito Utara berlangsung sukses, meriah, dan penuh nilai religius.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Ajang yang dibuka pada 16 November dan ditutup pada 21 November 2025 ini mengukir sejarah baru, di mana Barito Utara berhasil meraih Juara Umum untuk pertama kalinya setelah penantian panjang selama 19 tahun.

Pembukaan MTQH XXXIII dilaksanakan di Arena Tiara Batara Muara Teweh dan dibuka secara resmi oleh Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran. Acara berlangsung meriah dengan dihadiri Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta kafilah dari 14 kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah.

Dalam sambutannya, Bupati Barito Utara H. Shalahuddin menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepada daerahnya sebagai tuan rumah.

“Kami menyambut seluruh kafilah dan tamu dari 14 kabupaten/kota dengan penuh kegembiraan. Menjadi tuan rumah MTQH XXXIII adalah kehormatan besar bagi Barito Utara. Semoga ajang ini memperkokoh ukhuwah Islamiyah, menumbuhkan generasi Qur’ani, serta memperkuat nilai-nilai Huma Betang yang menjadi jati diri masyarakat Kalimantan Tengah.”

Ia menambahkan, “Kami berkomitmen menyediakan pelayanan terbaik selama pelaksanaan MTQH. Jika terdapat kekurangan, kami mohon maaf dan siap melakukan perbaikan demi kelancaran acara ini.”

Pembukaan turut dimeriahkan parade kafilah, pertunjukan seni budaya, serta pembukaan Pasar Rakyat dan MTQH Expo 2025 yang menampilkan produk UMKM dari seluruh kabupaten/kota.

Selama enam hari, MTQH XXXIII menghadirkan 1.188 peserta dan official dari seluruh kabupaten/kota. Perlombaan mencakup sembilan cabang, mulai dari Tilawah, Hafalan Qur’an, Tafsir, Fahm, Syarh, Khat, hingga Hafalan Hadits. Penilaian dilakukan secara objektif dan transparan oleh dewan hakim.

Pada acara penutupan yang diresmikan oleh Wakil Gubernur Kalteng H. Edy Pratowo pada 21 November 2025, Barito Utara resmi keluar sebagai Juara Umum dengan perolehan 358 poin, disusul Kabupaten Kotawaringin Timur dan Murung Raya.

Menyikapi kemenangan bersejarah ini, Bupati H. Shalahuddin dalam agenda khusus di Hotel Walet pada Sabtu, 22 November 2025 menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh pihak yang terlibat.

“Kami sangat bangga kepada para peserta, pelatih, official, dan seluruh pihak yang telah bekerja keras sehingga Barito Utara kembali menjadi juara umum setelah 19 tahun. Ini bukan hanya prestasi, tetapi sejarah bagi daerah kita,” kata Bupati H. Shalahuddin.

Sebagai bentuk penghargaan, pemerintah daerah menyiapkan bonus besar.

“Bonus sebesar Rp300 juta kami siapkan sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras seluruh kafilah. Khusus untuk 11 peserta yang meraih juara pertama, kami berangkatkan umrah melalui mekanisme LPTQ. Semoga menjadi keberkahan dan motivasi untuk terus meningkatkan prestasi.”

Ia juga menambahkan, “Kami juga memohon maaf apabila selama penyelenggaraan terdapat kekurangan. Terima kasih atas kebersamaan, doa, dan dukungan semua pihak. Semoga Allah SWT memberikan keberkahan bagi kita semua.”

Kesuksesan MTQH XXXIII di Muara Teweh menjadi bukti sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan seluruh kafilah yang hadir. Selain menjadi ajang pembinaan generasi Qur’ani, kegiatan ini turut mendorong ekonomi kerakyatan melalui Pasar Rakyat dan penguatan UMKM.