KALTENGTALKS.COM, BARITO UTARA – Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Pemkab Barut) mengadakan acara pelepasan Kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) XXXIII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah yang dipadukan dengan Sholat Hajat berjamaah.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Acara yang dipimpin langsung oleh Bupati Barito Utara H. Shalahuddin, S.T., M.T., ini berlangsung khidmat di Rumah Jabatan Bupati Barito Utara pada Rabu malam, 12 November 2025. Seluruh rangkaian kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk doa bersama dan dukungan moral bagi para peserta yang akan berjuang membawa nama baik daerah.

Hadir dalam acara tersebut Sekretaris Daerah Drs. Muhlis, M.AP., para Staf Ahli Bupati, Kepala Organisasi Perangkat Daerah, Ketua Kafilah Kabupaten Barito Utara, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh peserta kafilah MTQH XXXIII.

Rangkaian kegiatan diawali dengan Sholat Magrib dan dilanjutkan dengan Sholat Sunat Hajat yang dipimpin oleh Guru Noval Al Anshari. Doa bersama ini dipanjatkan khusus untuk kelancaran dan kesuksesan pelaksanaan MTQH. Suasana khidmat semakin terasa setelah pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh salah satu peserta kafilah.

Sekretaris Kafilah Kabupaten Barito Utara, Al Mubasyir, S.Pd., dalam laporannya menyampaikan bahwa MTQH ke-33 Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah akan diselenggarakan di Muara Teweh, yang merupakan tuan rumah, pada tanggal 14 hingga 22 November 2025.

Jumlah Kafilah Kabupaten Barito Utara yang diberangkatkan adalah sebanyak 120 orang, yang terdiri dari peserta, pelatih, pendamping, dan ofisial. Mereka akan berkompetisi di berbagai cabang lomba, meliputi Seni Baca Al-Qur’an, Qira’at Al-Qur’an, Hifzhil Al-Qur’an, Tafsir Al-Qur’an, Fahmil Al-Qur’an, Syarhil Al-Qur’an, Seni Kaligrafi Al-Qur’an, Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an, dan Musabaqah Al-Hadits.

Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, S.T., M.T., dalam sambutannya mengungkapkan rasa bangga dan apresiasi kepada seluruh elemen kafilah atas persiapan yang telah dilakukan. Beliau menegaskan bahwa MTQH adalah sarana syiar Islam, pembinaan generasi muda Qur’ani, dan bukan sekadar ajang perlombaan.

“Bertandinglah dengan penuh keyakinan dan semangat juang yang tinggi. Junjung tinggi sportivitas, dan jadikan setiap lantunan ayat suci sebagai bentuk ibadah dan pengabdian kepada Allah SWT,” pesan Bupati Shalahuddin.

Sebagai simbol pelepasan resmi dan bentuk dukungan, Bupati menyerahkan bendera pataka kafilah kepada Ketua Kafilah Kabupaten Barito Utara. Selain itu, beliau juga memberikan bonus kepada Annisa, Muhaditsah terbaik IV STQ Tingkat Nasional Tahun 2025 di Kendari, Sulawesi Tenggara, yang diterima melalui perwakilan orang tuanya.

Kegiatan pelepasan dan doa bersama ini diakhiri dengan Sholat Isya berjamaah. Momen penuh kekhidmatan dan semangat kebersamaan ini menandai keberangkatan Kafilah Barito Utara menuju ajang MTQH XXXIII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah.