KALTENGTALKS.COM, BARITO UTARA – Fraksi Aspirasi Rakyat (F-AR) DPRD Kabupaten Barito Utara menyampaikan apresiasi tinggi terhadap Pidato Pengantar Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD Tahun Anggaran 2026 yang disampaikan oleh Bupati Barito Utara.
Apresiasi tersebut diungkapkan oleh anggota Fraksi Aspirasi Rakyat, Wardathun Nur Jamilah, dalam penyampaian pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD. Agenda penting ini digelar pada Jum’at pekan lalu di gedung DPRD setempat.
Dalam pernyataannya, Wardathun Nur Jamilah menegaskan bahwa pidato Bupati melampaui sekadar paparan teknis mengenai angka-angka anggaran. Menurutnya, pidato tersebut mencerminkan sikap kepemimpinan yang jernih, terukur, dan penuh kearifan dalam upaya memajukan pembangunan daerah.
“Fraksi kami menghaturkan penghormatan setinggi-tingginya kepada Bapak Bupati Barito Utara atas penyampaian Pidato Pengantar RAPERDA APBD yang begitu jelas, seimbang, dan menunjukkan komitmen kuat untuk kemajuan daerah yang kita cintai ini,” ujarnya pada Senin, 2 Desember 2025 di Muara Teweh.
Ia menambahkan, F-AR memandang pidato tersebut sebagai sebuah ikhtiar besar. Ikhtiar ini bertujuan menyelaraskan realitas fiskal daerah dengan agenda pembangunan yang harus lebih merata, inklusif, dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas.
Wardathun juga secara khusus menekankan apresiasinya terhadap gaya kepemimpinan Bupati yang dinilai humanis, selalu mengedepankan musyawarah, serta bijak dalam menyeimbangkan kehati-hatian fiskal dengan keberanian mengambil keputusan strategis.
“Pidato tadi bukan hanya penjelasan anggaran, tetapi sebuah pesan kepemimpinan sebuah seruan untuk membangun harapan dan memastikan bahwa bara api pembangunan di Barito Utara akan terus menyala melalui dedikasi pemimpin daerah,” ucapnya.
Terkait proses pembahasan APBD 2026, Fraksi Aspirasi Rakyat juga menyatakan telah memperhatikan dinamika kebijakan fiskal nasional. Hal ini termasuk arahan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengenai peningkatan kualitas belanja produktif, optimalisasi Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Bagi Hasil (DBH), penguatan akuntabilitas, serta pengendalian fiskal.
“Kami melihat Pemerintah Daerah telah menunjukkan kesungguhan dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah, meskipun kondisi ekonomi nasional masih penuh tantangan,” tambah Wardathun.
Fraksi Aspirasi Rakyat berharap besar agar proses pembahasan APBD 2026 dapat berjalan konstruktif dan menghasilkan kebijakan fiskal yang semakin berpihak pada kebutuhan dan kesejahteraan seluruh masyarakat Barito Utara.




