KALTENGTALKS.COM, BARITO UTARA – Pemerintah Kabupaten Barito Utara mengambil langkah tegas guna memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) bagi masyarakat di Kota Muara Teweh tetap stabil.
Langkah ini ditandai dengan diterbitkannya Surat Edaran Nomor 4x Tahun 2025 oleh Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, pada 4 Desember 2025. Kebijakan ini mengatur secara ketat distribusi BBM jenis Pertalite dan Pertamax di seluruh SPBU wilayah perkotaan guna merespons kendala pasokan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Dalam edaran tersebut, pengelola SPBU diinstruksikan untuk memberikan pelayanan sesuai Harga Eceran Resmi pemerintah. Selain itu, pihak SPBU wajib mengatur pola distribusi kendaraan secara proporsional serta memprioritaskan kebutuhan masyarakat luas untuk mencegah praktik penimbunan oleh oknum tidak bertanggung jawab.
Bupati Shalahuddin menegaskan bahwa kehadiran regulasi ini adalah bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga keadilan bagi seluruh lapisan warga. Ia mengingatkan agar tidak ada pihak yang mencari keuntungan pribadi di tengah kesulitan masyarakat.
“Surat edaran ini diterbitkan untuk menjaga keadilan distribusi BBM bagi masyarakat. Jangan sampai ada masyarakat yang kesulitan mendapatkan BBM karena adanya permainan atau penimbunan,” ujar Bupati di Muara Teweh pada Jum’at, 5 Desember 2025.
Selain aspek distribusi, Pemerintah Kabupaten bersama instansi terkait akan memperketat pengawasan di lapangan. Tim gabungan telah dikerahkan untuk melakukan monitoring rutin ke setiap SPBU guna memastikan aturan tersebut berjalan efektif.
Sanksi tegas telah disiapkan bagi pihak pengelola yang terbukti melanggar ketentuan. Pemerintah tidak segan-segan menindak siapa pun yang merugikan publik melalui penyimpangan distribusi energi ini.
“Kami sudah instruksikan jajaran terkait untuk melakukan monitoring secara ketat. Apabila ditemukan oknum yang melanggar aturan dan merugikan masyarakat, tentu akan kami tindak,” tegasnya.
H. Shalahuddin juga mengimbau agar warga tidak terpancing keresahan dan tetap melakukan pembelian sesuai kebutuhan wajar. Melalui pengawasan yang lebih intensif, pemerintah optimis kondisi distribusi bahan bakar di Muara Teweh akan segera pulih dan kembali normal.
“Saya imbau masyarakat tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan. Pemerintah hadir untuk memastikan distribusi BBM berjalan tertib dan aman,” pungkas Bupati H. Shalahuddin.




