KALTENGTALKS.COM, BARITO UTARA – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Gun Sriwitanto, menghadiri agenda silaturahmi bersama Bupati dan Wakil Bupati terpilih periode 2025–2030.
Pertemuan ramah tamah yang menghadirkan H. Shalahuddin dan Felix Sonadie Y. Tingan tersebut diselenggarakan di Gedung Balai Antang serta Arena Tiara Batara, Muara Teweh, pada Minggu, 12 Oktober 2025. Agenda ini menjadi ruang bagi para pejabat daerah dan masyarakat untuk saling berinteraksi pasca-pelantikan pimpinan baru.
Selain legislator dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut, hadir pula deretan tokoh penting mulai dari Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, Dandim 1013, hingga Kapolres Barito Utara. Jajaran Forkopimda, tokoh agama, serta warga setempat turut memadati lokasi acara guna menyambut kepemimpinan baru di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan.
Dalam sela-sela kegiatan, Gun Sriwitanto memberikan catatan penting mengenai peran silaturahmi dalam sistem birokrasi. Ia menilai bahwa kedekatan emosional antara pemimpin dan rakyat merupakan modal utama agar kebijakan pemerintah dapat terserap dan berjalan efektif di lapangan.
Ia mendorong agar kolaborasi dan sinergi lintas sektoral terus dibangun, terutama dalam setiap tahap perencanaan pembangunan dan peningkatan mutu pelayanan publik. Komunikasi yang tersumbat, menurutnya, harus dihindari agar aspirasi masyarakat tetap menjadi kompas utama pemerintah.
Gun juga menitipkan harapan besar agar duet Shalahuddin-Felix mampu menjaga integritas selama masa jabatan mereka. Keberpihakan pada rakyat kecil dinilai sebagai kunci sukses dalam memimpin daerah yang luas ini.
“Kita berharap Bupati dan Wakil Bupati terpilih dapat menjalankan amanah yang diberikan masyarakat dengan penuh tanggung jawab dan integritas, serta memprioritaskan kesejahteraan dan keadilan untuk seluruh warga Barito Utara,” ujarnya.
Melalui momentum ini, diharapkan muncul pola hubungan yang lebih cair antara pemimpin daerah dengan warganya. Sinergi yang kuat di awal masa jabatan ini diproyeksikan akan melahirkan pemerintahan yang lebih transparan, responsif, dan benar-benar bekerja untuk kepentingan publik secara luas.




