KALTENGTALKS.COM, BARITO UTARA – Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Pemkab Barut) segera mematangkan persiapan sebagai tuan rumah Festival Tandak Intan Kaharingan (FTIK) ke-XII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2025.
Rapat Koordinasi (Rakor) persiapan final dilaksanakan di Aula Setda Lantai I, Muara Teweh, pada Selasa, 11 November 2025. Festival tingkat provinsi ini dijadwalkan berlangsung pada 26–30 November 2025 di Kota Muara Teweh dan akan dihadiri perwakilan kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah.
Rakor ini dipimpin langsung oleh Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, S.T., M.T., didampingi Wakil Bupati Felix SY Tingan, Sekda, dan Waka Polres. Rakor juga dihadiri para asisten, kepala perangkat daerah, camat, serta panitia pelaksana FTIK ke-XII.
Dalam arahannya, Bupati Shalahuddin menegaskan dukungan penuh Pemkab Barito Utara terhadap FTIK sebagai upaya pelestarian budaya dan spiritual masyarakat Dayak Kaharingan.
“Kegiatan ini merupakan kebanggaan bersama, sekaligus momentum penting untuk memperkenalkan kekayaan budaya Kaharingan yang menjadi bagian dari jati diri dan warisan leluhur kita,” ujar Bupati Shalahuddin.
Bupati menegaskan bahwa keberhasilan penyelenggaraan festival bergantung pada kesiapan dan koordinasi seluruh perangkat daerah dan lintas sektor. Ia mengingatkan setiap OPD bertanggung jawab atas bidang tugasnya masing-masing, mulai dari fasilitas umum, keamanan, kesehatan, hingga dukungan logistik dan teknis kegiatan.
Bupati juga menyoroti pentingnya antisipasi cuaca, mengingat pelaksanaan kegiatan sebagian besar berlangsung di ruang terbuka.
“Cuaca menjadi faktor utama. Karena itu, perlu ada langkah antisipasi agar kegiatan berjalan lancar, termasuk upaya pencegahan hujan lebat saat acara berlangsung,” tambahnya.
Selain itu, ia meminta agar dibentuk Liaison Officer (LO) atau petugas penghubung untuk setiap kabupaten/kota peserta, guna memastikan kebutuhan tamu dan peserta terpenuhi, seperti akomodasi, konsumsi, air bersih, hingga komunikasi antar-panitia.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Shalahuddin juga meminta dukungan dari jajaran Polres Barito Utara untuk menyiapkan pos-pos pengamanan demi menjaga ketertiban dan kenyamanan selama festival berlangsung.
“Dengan kerja sama dan sinergi dari seluruh pihak, saya yakin kegiatan ini akan berjalan sukses, aman, dan lancar, serta membawa nama baik Kabupaten Barito Utara di tingkat provinsi maupun nasional,” pungkas Bupati Shalahuddin.
FTIK merupakan agenda budaya tingkat provinsi yang digelar dua tahunan, menampilkan beragam kegiatan seperti lomba seni budaya, ritual adat Kaharingan, pameran kerajinan daerah, dan kegiatan keagamaan yang menjadi sarana pelestarian warisan budaya masyarakat Dayak di Kalimantan Tengah.




